Fungsi Kehumasan KPU Untuk Melayani Kepentingan Masyarakat

4
MoU KPU dan KIP, Komitmen Demokrasi Berkualitas
30 November 2016
Keterangan Foto : Anggota KPU RI, Hasyim Asyari dalam paparanya terkait mekanisme PAW dalam Rakor Terkait Pelaksanaan Pilkada Berimplikasi pada PAW yang digelar di KPU Provinsi Sulawesi Barat, Selasa (29/11)
Hasyim: KPU Tidak Terjerembab Dalam Pusaran Partai Politik
30 November 2016

Fungsi Kehumasan KPU Untuk Melayani Kepentingan Masyarakat

5

Jakarta, kpu.go.id – Kehumasan di Komisi Pemilihan Umum (KPU) mempunyai fungsi penting dalam melayani kepentingan masyarakat. Selain masyarakat, KPU juga melayani kepentingan partai politik dan peserta pemilu.

KPU juga harus memperluas fungsi tersebut, tidak hanya untuk branding, penyebarluasan informasi, dan sosialisasi, tetapi juga memberikan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya keterlibatan dalam demokrasi di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Ketua KPU RI Juri Ardiantoro dalam pengarahannya pada kegiatan Rapat Evaluasi Kehumasan, Selasa (29/11) di Ruang Sidang Utama Lantai 2 KPU RI.

“Sumber daya di KPU masih banyak yang bisa digali untuk menunjang kemampuan kehumasan. Evaluasi ini menjadi penting buat internal KPU untuk mengidentifikasi dan mengukur seberapa jauh capaian-capaian usaha KPU dalam fungsi kehumasan tersebut. Hal ini menjadi indikator kinerja kita,” tutur Juri di hadapan perwakilan 34 KPU Provinsi yang membidangi kehumasan.

Juri juga berharap dalam Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Sekretariat Jenderal (Setjen) KPU RI benar-benar merealisasikan pemisahan antara Biro Teknis dan Hupmas menjadi Biro Teknis dan Biro Humas. Hal ini dilakukan agar fungsi kehumasan bisa lebih baik dengan Biro Humas sendiri, dan Biro Teknis bisa lebih konsentrasi pada teknis pemilu.

Sementara itu, Kepala Biro Teknis dan Hupmas Setjen KPU RI Sigit Joyowardono menyampaikan kegiatan evaluasi ini dilaksanakan untukmemastikan kegiatan-kegiatan yang dilakukan pada aspek kehumasan, sosialisasi, pendidikan pemilih, dan pelayanan informasi.

“Kita kupas bersama daftar inventarisasi masalah, kita bahas bersama strategi yang akan dibangun dan dilaksanakan menyongsong pemilihan 2017 dan 2018, serta pemilu 2019. Hasil evaluasi ini akan menjadi komitmen dan patron kita bersama hingga ke provinsi dan kabupaten/kota,” ujar Sigit. (Arf/red. FOTO KPU/Arf/Hupmas)