KPU Cianjur Distribusikan Kebutuhan Logistik Pilkada Mulai Kamis (3/12)

whatsapp-image-2020-12-10-at-18-15-06
KPU Cianjur Gelar Rakor Persiapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan dan Penetapan Perolehan Suara
10 Desember 2020
KPU Cianjur Gelar Pemungutan Suara Ulang
13 Desember 2020

KPU Cianjur Distribusikan Kebutuhan Logistik Pilkada Mulai Kamis (3/12)

whatsapp-image-2020-11-12-at-20-21-24

CIANJUR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menjadwalkan pendistribusian logistik Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur dimulai Kamis (3/12/2020). Pendistribusiannya direncanakan berlangsung selama 4 hari terhitung Kamis (3/12/2020) hingga Minggu (6/12/2020) dengan prioritas terlebih dulu ke wilayah Cianjur selatan.

Pada hari pertama Kamis (3/12), KPU akan mendistribusikan logistik ke Kecamatan Leles, Cikadu, Cijati, Naringgul, Agrabinta, Cikadu, Sindangbarang, dan Kadupandak. Pada Jumat (4/12), distribusinya meliputi Kecamatan Pasirkuda, Cibinong, Campakamulya, Campaka, Tanggeung, Pagelaran, Takokak, dan Sukanagara.

Sementara pada Sabtu (5/12), distribusi logistik akan dilaksanakan ke Kecamatan Haurwangi, Cikalongkulon, Sukaluyu, Sukaresmi, Mande, Bojongpicung, Cibeber, dan Ciranjang. Sedangkan pada hari terakhir Minggu (6/12), distribusinya meliputi Kecamatan Cipanas, Pacet, Cugenang, Gekbrong Warungkondang, Cilaku, Karangtengah, dan Cianjur.

“Kita prioritaskan distribusi logistik ke wilayah selatan dengan pertimbangan kondisi geografis dan cuaca,” terang
Komisioner KPU Kabupaten Cianjur Divisi Teknis Penyelenggaraan, Ridwan Abdullah, S.Sos, Rabu (2/12/2020).

Berbagai kebutuhan logistik yang didistribusikan berupa kotak suara dan alat pelindung diri (APD). Di dalam kotak suara berisi surat suara, berbagai formulir, sampul kertas, segel, karet pengikat surat suara, alat coblos, pengikat kantong plastik, kabel ties, alat bantu untuk penyandang disabilitas (tuna netra), dan tinta.

Adapun logistik di luar kotak atau perlengkapan lain ada beberapa komponen antara lain tanda pengenal KPPS dan petugas keamanan, lem/perekat, ballpoint, spidol, stiker, daftar pasangan calon, salinan DPT, pivet, penghapus cair, dan gunting.

“Yang di dalam kotak suara itu komponen utama. Sedangkan di luar kotak suara itu komponen pendukung,” tuturnya.

KPU menargetkan pada H-3, semua logistik sudah berada di masing-masing kecamatan atau Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), pada H-2 berada di desa atau di Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan pada H-1 berada di masing-masing tempat pemungutan suara (TPS) atau di Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

KPU pun memastikan kondisi gudang penyimpanan logistik di setiap PPK dan PPS dijamin aman dari ancaman cuaca maupun serangan binatang. Termasuk kesiapan tempat untuk pleno rekapitulasi hasil pemungutan dan penghitungan suara di tingkat kecamatan atau PPK.

 

(MC/B)