KPU Cianjur Gelar Pemungutan Suara Ulang

whatsapp-image-2020-11-12-at-20-21-24
KPU Cianjur Distribusikan Kebutuhan Logistik Pilkada Mulai Kamis (3/12)
10 Desember 2020
KPU Cianjur Gelar Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara dan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur 2020
15 Desember 2020

KPU Cianjur Gelar Pemungutan Suara Ulang

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur melakukan pemungutan suara ulang (PSU) di dua TPS di Desa Bunisari, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur. Pemungtan suara ulang dilakukan setelah adanya temuan penukaran daftar pemilih tetap antar-TPS di Pilkada Cianjur 2020.

Adapun kedua  TPS tersebut yakni TPS 11 dan TPS 12. Komisioner Divisi Logistik KPU Cianjur Ridwan Abdullah menyampaikan bahwa ada kesalahan pelaksanaan pada pencoblosan 9 Desember lalu. Hal tersebut diketahui saat dilakukannya proses rekapitulasi di tingkat kecamatan pada 11 Desember lalu.

Itu terungkap saat sistem menolak karena terdapat jumlah Daftar Pemilih (DPT) yang tidak sesuai. Kemudian anggota Panwascam Warungkondang meminta PPK Kecamatan Warungkondang untuk menghentikan rekapitulasi penghitungan suara, lantaran ada masalah di TPS 11 dan 12 di Desa Bunisari.

Menurut Ridwan Abdullah, Divisi Teknis dan Penyelenggaraan. Setelah kejadian tersebut KPU Kab. Cianjur kemudian segera melakukan kajian lebih lanjut dan melakukan koordinasi dengan Bawaslu Kab. Cianjur.

“Akhirnya sesuai dengan rekomendasi dari Bawaslu kami mengambil langkah dengan  Pemungutan Suara Ulang (PSU).” Terangnya.

Masih menurut Ridwan, berdasarkan regulasi yang ada bahwa Pemungutan Suara Ulang (PSU) dilakukan maksimal empat hari setelah pemungutan suara.

 

Media Center KPU