KPU Cianjur Gelar Rakor Persiapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan dan Penetapan Perolehan Suara

whatsapp-image-2020-12-01-at-12-24-36
KPU Kabupaten Cianjur Sosialisasikan Pilkada 2020 ke Kelompok Marjinal
10 Desember 2020
whatsapp-image-2020-11-12-at-20-21-24
KPU Cianjur Distribusikan Kebutuhan Logistik Pilkada Mulai Kamis (3/12)
10 Desember 2020

KPU Cianjur Gelar Rakor Persiapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan dan Penetapan Perolehan Suara

whatsapp-image-2020-12-10-at-18-15-06

CIANJUR – Pascapemungutan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur, Komisi Pemilihan Umum (KPU) langsung menggelar rapat koordinasi. Fokus materi pembahasannya menyangkut persiapan rekapitulasi hasil penghitungan dan penetapan perolehan suara serta Sistem Informasi dan Rekapitulasi (Sirekap).

Kegiatan digelar di Aula KPU Kabupaten Cianjur di Jalan Suroso, Kamis (10/12/2020). Rakor menghadirkan semua Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) serta anggota PPK Divisi Teknis Penyelenggaraan.

“Berdasarkan PKPU Nomor 5 tahun 2020 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota,
rekapitulasi penghitungan suara di tingkat kecamatan dijadwalkan pada 10-14 Desember 2020,” kata anggota KPU Kabupaten Cianjur Divisi Teknis Penyelenggaraan, Ridwan Abdullah, Kamis (10/12/2020).

Rakor, kata Ridwan, untuk memantapkan kembali beberapa hal yang memang secara teknis perlu dimatangkan. Sehingga, proses rekapitulasi bisa berjalan sesuai dengan ketentuan.

Pelaksanaan rakor dibagi dua sesi. Sesi pertama dilaksanakan pukul 10.00 WIB-14.00 WIB dengan cakupan wilayah meliputi Kecamatan Campaka, Campakamulya, Pagelaran, Pasirkuda, Sukanagara, Takokak, Agrabinta, Cijati, Leles, Kadupandak, Tanggeung, Cibinong, Sindangbarang, Cidaun, Naringgul, dan Cikadu.

Kemudian pada sesi kedua pukul 14.00 WIB-18.00 WIB meliputi Kecamatan Cianjur, Cilaku, Gekbrong, Warungkondang, Cugenang, Pacet, Sukaresmi, Cibeber, Cipanas, Cikalongkulon, Mande, Bojongpicung, Ciranjang, Haurwangi, Karangtengah, dan Sukaluyu.

Pembagian menjadi dua sesi itu sebagai upaya menerapkan protokol kesehatan sehingga bisa mencegah penyebaran covid-19.

(MC/B)