KPU CIANJUR GELAR SOSIALISASI REGULASI KAMPANYE

whatsapp-image-2020-10-13-at-13-08-08
RAPAT PLENO PENETAPAN DAFTAR PEMILIH TETAP
13 Oktober 2020
whatsapp-image-2020-10-26-at-12-34-58
RAKOR PERSIAPAN RAPID TES ANGGOTA KPPS
26 Oktober 2020

KPU CIANJUR GELAR SOSIALISASI REGULASI KAMPANYE

whatsapp-image-2020-10-15-at-16-17-51-1

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab. Cianjur melakukan sosialisasi regulasi kampanye pada Pemilihan Serentak lanjutan 2020. Sosialisasi dilakukan untuk menyampaikan regulasi agar kampanye yang dilakukan partai atau gabungan partai, tim sukses/pasangan calon dapat dilakukan sesuai dengan ketentuan.

Sosialisasi digelar di aula pertemuan The Jhons Cianjur, KPU Cianjur mengundang tim kampanye, tim penghubung, perwakilan partai politik pengusul, perwakilan awak media dan stakeholders terkait mulai dari pihak Kepolisian, TNI, Desk Pilkada, Satgas Covid-19, Satpol PP dan Distarkim. Selain itu, turut hadir pula Asep Suparman selaku Asisten Daerah 1 mewakili Pjs. Bupati Cianjur untuk memberikan sambutan.
Dalam agenda tersebut KPU Cianjur juga mengundang Idham Kholik selaku anggota KPU Provinsi Jawa Barat dan Hadi Dzikri Nur dari Bawaslu Kab. Cianjur sebagai narasumber untuk menyampaikan materi sosialiasasi regulasi kampanye dan terkait pengawasan kampanye.

Seperti diketahui tahapan kampanye pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur dimulai sejak 26 September sampai dengan 5 Desember 2020. Salah satu metode kampanye di masa pandemi yang diperbolehkan yaitu pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka dan dialog yang diutamakan dilakukan melalui Media Sosial dan Media Daring. Namun apabila tidak dapat dilaksanakan melalui media sosial dan media daring harus memenuhi ketentuan pasal 58 PKPU 13 tahun 2020 yang salah satunya membatasi jumlah paling banyak 50 (lima puluh) orang dan harus mematuhi protokol pencegahan _covid-19_. Hal tersebut disampaikan oleh Rustiman, selaku Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM saat menyampaikan paparannya.
Dalam hal penyebaran bahan kampanye di masa pandemi ini partai politik atau gabungan partai politik, tim kampanye/ pasangan calon dapat membuat dan mencetak bahan kampanye berupa alat pelindung diri seperti masker, sarung tangan, pelindung wajah dan atau cairan antiseptik berbahan alkohol, hal tersebut tertuang dalam pasal 60 ayat (3) Peraturan KPU Nomor 10 Tahun 2020.

Sementara Idham Kholik menyampaikan, berdasarkan pasal 88C PKPU nomor 13 tahun 2020 menyampaikan bahwa partai politik atau gabungan partai politik, pasangan calon, tim kampanye dan atau pihak lain dilarang menggelar kegiatan bentuk rapat umum, kegiatan kebudayaan berupa pentas seni, panen raya, atau konser musik, kegiatan olahraga berupa gerak jalan santai dan atau sepeda santai, perlombaan seperti memancing dan kegiatan sosial berupa bazar dan atau donor darah, peringatan hari ulang tahun partai politik.
Oleh sebab itu, ia menghimbau agar tim paslon dapat melakukan kampanye dengan memaksimalkan media sosial yang ada. Idham pun berharap agar penyelenggaran pilkada serentak di Cianjur dapat berjalan dengan baik tanpa ada pelanggaran yang berarti.

Ketua KPU Kab. Cianjur, Selly Nurdinah ketika memberikan sambutan memaparkan bahwa berbagai regulasi sudah disampaikan baik secara lisan maupun via surat atau melalui rapat koordinasi kepada masing-masing paslon melalui tim kampanye maupun tim penghubung. Sehingga Selly berharap tim paslon maupun stakeholder dapat memahami hal tersebut.
“Mudah-mudahan Pilkada Cianjur bisa sukses sampai dengan pelaksaanaan pemungutan suara, tentunya sukses tanpa ekses,” ujar Selly.