“KPU Kabupaten Cianjur Gelar Bimtek Pelayanan Disabilitas Menjelang Pilgub Jabar 2018”

Sosialisasi Pilgub Jabar 2018, KPU Cianjur Gandeng Kelompok Keagamaan
Sosialisasi Pilgub Jabar 2018, KPU Cianjur Gandeng Kelompok Keagamaan
11 April 2018
BimTek Pemutakhiran Data Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) dan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat tahun 2018
BimTek Pemutakhiran Data Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) dan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat tahun 2018
14 April 2018

“KPU Kabupaten Cianjur Gelar Bimtek Pelayanan Disabilitas Menjelang Pilgub Jabar 2018”

whatsapp-image-2018-04-14-at-13-04-39-1

Cianjur,

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Cianjur menggelar bimbingan teknis pelayanan disabilitas pada pemungutan suara dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat tahun 2018, bertempat di Palace Hotel Cipanas pada 13 sampai 14 April 2018.

Bimtek ini diikuti oleh 32 PPK Divisi SDM dan Parmas Se-Kabupaten Cianjur dan dihadiri oleh Ketua KPU Kabupaten Cianjur Anggy Shofia Wardany, Komisioner Divisi SDM dan Parmas Hilman Wahyudi, Komisioner Divisi Hukum Selly Nurdinah, Sekretaris KPU Kabupaten Cianjur Endan Hamdani, serta para Kasubag KPU Kabupaten Cianjur.

Hingga kini, tingkat partisipasi penyandang disabilitas terhadap pemilu dianggap belum maksimal.  Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan pelayanan untuk memudahkan kelompok pemilih disabilitas pada hari pelaksanaan pemungutan suara. “Tujuan diselenggarakannya Bimtek ini yaitu salah satunya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat khususnya kelompok pemilih disabilitas dalam Pilgub Jabar 2018.” Ujar Sekretaris KPU Kabupaten Cianjur.

Narasumber dalam bimtek ini yaitu Nina Yuningsih selaku Komisioner SDM dan Parmas KPU Provinsi Jawa Barat dan Ketua PPDI (Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia) Kabupaten Cianjur yaitu Asep Hermawan beserta rekan-rekan dari penyandang disabilitas. Nina menjelaskan mengenai hak politik bagi penyandang disabilitas dalam pemilihan. Selain itu, Nina mengungkapkan bahwa Petugas harus lebih proaktif terhadap Pemilih, terutama dalam memprioritaskan Penyandang Disabilitas, Ibu hamil, dan orang sakit. “KPU Provinsi Jawa Barat telah menyediakan berbagai fasilitas pelayanan seperti template, aplikasi, dan lain sebagainya untuk para penyandang disabilitas, jadi Petugas harus lebih proaktif terhadap Pemilih”, ujarnya.

“Ingat! Disabilitas bukan orang yang serba kekurangan, tetapi mereka adalah orang yang luar biasa, akan tetapi hanya ada sedikit perbedaan kemampuan saja, tegas Nina. “Saya ingin hak disabilitas itu disamaratakan (dengan non disabilitas).” Tambah Asep.

Dalam Bimtek ini dilakukan simulasi tata cara pelayanan terhadap kelompok pemilih disabilitas pada saat pemungutan suara. Perwakilan dari beberapa kalangan disabilitas menjadi pemeran dalam simulasi tersebut. Peserta nampak terlihat antusias dalam kegiatan ini.

 

-int