Wahyu Setiawan Sampaikan Filosofi Pemilih Berdaulat Negara Kuat kepada Delapan Ratus PPS Ende

Metode Bridge di Terapkan Pada Peserta Bimtek Terpadu
11 November 2017
KPU Menjaga Integritas Penyelenggaraan Pilkada 2018
11 November 2017

Wahyu Setiawan Sampaikan Filosofi Pemilih Berdaulat Negara Kuat kepada Delapan Ratus PPS Ende

Ende, kpu.go.id- Komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan menyampaikan filosofi “Pemilih Berdaulat Negara Kuat” kepada sekitar delapan ratusan ketua dan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (11/11).

“Kalau disarikan, sebenarnya ada dua tugas pokok KPU hingga ke tingkat penyelenggara di TPS. Pertama melayani peserta Pemilu, dan yang kedua adalah melayani masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya,” ujar Wahyu.

Komisioner yang membidangi sosialisasi, pendidikan pemilih dan SDM itu menambahkan bahwa sesungguhnya tugas terberat dari seluruh rangkaian proses pelaksanaan pemilu maupun pemilihan justeru terletak di level petugas di tingkat terbawah.

“Beban KPU RI itu ringan. Tugas KPU provinsi juga tidak berat. Yang berat ada di KPU kabupaten/kota. Yang terberat justeru ada di PPK, PPS maupun KPPS. Bapak/ibu lah ujung tombak kesuksesan pemilu. Seluruh petugas yang ada di ruangan inilah pejuang-pejuang demokrasi sesungguhnya,” tambahnya.

Wahyu juga berpesan kepada seluruh ketua dan anggota PPS di Ende untuk dapat menjaga inteegritas dan independensinya. Karena, sambungnya, akan banyak tantangan baik positif maupun negatif  yang akan dialami oleh para petugas.

“Hati-hati terhadap segala hal yang dapat dipolitisir. Karena mulai hari ini kebebasan bapak ibu akan berkurang. Karena apa pun yang bapak ibu lakukan, akan menjadi catatan masyarakat. Di sini integritas bapak ibu dipertaruhkan. Sekali lagi saya ucapkan selamat atas pelantikan dan pengambilan sumpah janji bapak ibu. Selamat bekerja,” pungkas Wahyu.

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji ketua dan anggota PPS se-Kabupaten Ende itu ditutup dengan penandatangan prasasti sebagai simbolis diresmikannya gedung kantor KPU Ende oleh Wahyu Setiawan.(dd. Foto/toni)